Sabtu, 20 Februari 2010

Bus Cinta


Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. sebuah bis datang, dan kita bilang " wah, terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh,,!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh..

Kemudian, bis berikutnya datang. Kita melihatnya dan berkata,
" Aduh, bisnya kurang asyik nih, nggak bagus lagi...nggak mau ah..

Bis selanjutnya datang, cool dan kita berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihat kita dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kita. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kita bilang, " Nggak ada AC nih, bisa kepanasan gw"
maka kita juga membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kita mulai sadar bahwa kita bisa terlambat pergi ke tempat kerja.

Ketika bis kelima datang, kita sudah tidak sabar, kita langsung melompat ke dalamnya.
Setelah berapa lama, kita akhirnya sadar kalau kita salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kita tuju !
dan kita baru sadar telah menyia-nyiakan waktu kita sekian lama.

Bukankah seperti itu juga dengan kita saat menunggu pasangan hidup..?? :)
sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100 % memenuhi keidealan kita.
Dan kita pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100 % sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan untuk calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama dengan kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat...tapi kita masih bisa berteriak 'kiri' dan keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depan kita, semuanya tergantung pada keputusan kita. Daripada kita harus jalan kaki sendiri ke kantor.. dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang kita kasihi.

cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kita menemukan bis yang kosong, kita sukai dan bisa kita percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuan kita, kita dapat berusaha sebisa kita untuk menghentikan bis tersebut di depan kita, agar dia memberi kesempatan kepada kita untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. Bagi kita sendiri, dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa yang kita tunggu..??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar